HIPSI
Home » Uncategorized » Mbah Wahab Layak Disebut Bapak Koperasi

Mbah Wahab Layak Disebut Bapak Koperasi

Sep
03
2014
by : ghozali . Posted in : Uncategorized

kyai wahab

Jombang, NU Online
Tidak banyak yang mengungkap bahwa ulama besar pendiri NU KH Wahab Chasbullah telah menggelorakan gerakan koperasi jauh sebelum kemerdekaan. Sejarawan Anhar Gonggong bahkan mengusulkan KH Wahab Chasbullah layak mendapat gelar Bapak Koperasi.

Dalam Sarasehan dan Launching Buku KH Wahab Chasbullah yang digelar di Aula Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Rabu (3/9), nara sumber lain Choirul Anam membeberkan, KH Wahab bersama KH Hasyim Asyari, pada 1918 sudah membentuk syirkah tijariah atau semacam kerjasama dagang bernama Nahdlatut Tujjar.

“Dalam waktu singkat, setelah berdirinya Nahdlatut Tujjar ini, tumbuh ratusan syirkah tijarian di berbagai kota, dengan nama Cooperatie Kaoem Moeslimin (CKM),” tegas Cak Anam, sejarawan NU dari Surabaya ini.

Adapun Syirkah tijariyah sitem yang digunakan, lanjutnya adalah setiap anggota menginvestasikan modal 25- 50 golden.

“Seuntunganya setiap tahun dibagi fifty fifty. 50 persen pertama dibagi atas besarnya modal setor, 50 persen kedua dikembalkan untuk memperbesar modal,” beber mantan ketua GP Ansor Jawa Timur ini menambahkan.

Dikatakan Cak Anam, panggilan akrab Choirul Anam, pendirian Nahdhatut Tujjar juga merupakan respon atas diskriminasi penjajah Belanda terhadap umat muslim dalam bidang ekonomi.

“Ada sebanyak 45 anggota dari kalangan pedagang awalnya. Dari sinilah terbentuk puluhan bahkan ratusan koperasi kaum muslim,” tandasnya seraya mengatakan koperasi itu menjual kebutuhan pokok sehari hari beras, gula dan lain lain.

Sejarawan Anhar Gonggong lantas mendorong pihak NU untuk melakukan penelitian lebih mendalam lagi, guna memperkuat landasan ilmiah, bahwa KH Wahab sudah menggelorakan koperasi jauh sebelum kemerdekaan. Jadi sangat layak KH Wahab Chasbullah mendapat gelar bapak koperasi.

“Dokumen yang dipegang Pak Anam otentik. Saya dorong NU melakukan penelitian dan kajian lebih jauh lagi. Kalau ada sumber yang secara ilmiah lebih punya otoritas ketimbang sebelumnya, bisa saja gelar bapak koperasi itu milik KH Wahab,” tandas sejarawan berambut gondrong itu.

Cak Anam menyampaikan, bahwa paparan yang disampaiakan terkait kepeloporan KH Wahab dalam koperasi, hanyalah untuk mengungkapkan fakta sejarah. Yakni, selain mantan proklamator Mohammad Hatta (yang bergelar Bapak Koperasi), masih ada KH Wahab yang juga tak kalah giat menggelorakan koperasi di tanah air.

“Soal mengusulkan bapak kopersi itu ya PBNU, yang jelas, fakta sejarah bangsa Indonesia tidak lepas dari pergerakan umat dan tokoh tokoh islam seperti KH Wahab, Saya hanya meluruskan sejarah saja yang selama ini tidak terungkap karena ada kepentingan tertentu,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga diluncurkan buku bertajuk “Kaidah Berpolitik dan Bernegara”. Buku berisi kumpulan ceramah KH Wahab Chasbullah itu disunting oleh Wakil Sekjen PBNU H Abdul Mun’im DZ yang juga hadir dalam sarasehan itu. (Muslim Abdurrahman/Anam)
Sumber : nu online

hipsi@point336x180

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

HIPSI
Ruko Tapaan Business Center
Jl. Ir Juanda Km 1 Pasuruan, Jatim
Phone 0343-7781083 / 085850313882
Copyright © 2013
Clean
Last scanned on:
2015-01-19 02:40:27
UA-39409742-1