logo

Gak Mau Usahamu Gulung Tikar? Ini 4 Cara Ampuh Kelola Keuangan UMKM

Masih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang belum melaksanakan pengelolaan keuangan dengan baik. Pengelolaan keuangan secara profesional masih sering dipandang sebelah mata. Padahal, pengelolaan yang profesional dapat mendorong kinerja usaha lho.

Hal-hal yang masih dianggap sebelah mata misalnya pencatatan arus kas masuk dan keluar, mulai dari arus modal keluar, pemasukan dari penjualan, hingga utang piutang.

Padahal, pendataan arus kas amat penting guna menganalisis kinerja sebuah usaha dalam waktu tertentu. Apakah usaha tersebut memiliki pertumbuhan profit atau justru sebaliknya, mengalami penurunan kinerja.

Ketua Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun mengungkapkan, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh pelaku UMKM di Indonesia dalam mengatur keuangan usahanya. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

Jangan sampai belanjakan modal dasar

Pertama, pelaku usaha UMKM harus mengetahui modal dasar atas produk yang akan dijual. Dengan mengetahui berapa modal dasar produknya, pemilik usaha harus berkomitmen untuk tidak menggunakan modal dasar itu.

“Menetapkan harga jual dengan memperhatikan segmentasi pasar yang hendak diraih. Mengetahui keuntungan yang dapat menunjang kebutuhan sehari-hari atas kehidupan pribadinya tanpa mengambil modal dasar,” ujar Ikhsan kepada Moneysmart.id di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Biasakan lakukan pencatatan keuangan

Kedua, menjalankan usaha dengan niat yang sungguh-sungguh agar tidak berhenti di tengah jalan. Jangan pula ragu-ragu dalam menjalankan bisnis, karena dapat mengganggu pengelolaan keuangan yang ada.

“Niat dan berdoa agar usaha yang akan dilaksanakan mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Pengetahuan untuk mengelola keuangan dengan baik, walau sebatas pencatatan sederhana, aliran kas masuk dan keluar, hingga berujung ke Saldo. Memisahkan modal dasar dan keuntungan dengan baik dan disiplin agar pengembangan usaha juga dapat dilakukan,” tambah Ikhsan.

Jangan besar pasak daripada tiang

Ketiga, lanjut Ikhsan, ada hal yang harus dihindari pelaku usaha dalam melakukan pengelolaan keuangan bisnis. Salah satunya adalah pengeluaran yang lebih besar ke daripada pendapatan.

“Harus disiplin tentang modal dasar yang harus terjaga,” kata Ikhsan.

Jangan pelit sama karyawan

Keempat, dalam mengelola keuangan bisnis para pelaku usaha juga disarankan tidak meninggalkan sisi sosial, terutama jika usahanya sudah menggunakan tenaga bantu atau karyawan.

“Jangan pelit, apalagi kalau ada karyawan yang ikut bekerja, kalau pelit nanti Tuhan gak berkahi, karena orang yang gak pelit akan dimudahkan rezekinya oleh Tuhan, namun juga harus diatur keuangannya dengan baik terutama modal dasar, pengeluaran yang pasti setiap bulan dan kelebihan (keuntungan) setelah itu yang harus disikapi dengan arif dan bijaksana,” ujar Ikhsan.

Maksudnya di sini tentunya adalah kamu harus memperhatikan hak-hak karyawan, seperti pemberian gaji tepat waktu, waktu kerja yang manusiawi, tunjangan, sampai pemberian apresiasi berupa bonus jika karyawanmu menunjukkan kinerja maksimal.

Itu dia tips-tips dalam mengelola keuangan buat UMKM. Meskipun kelihatannya sederhana, namun pasti butuh komitmen dan kesungguhan dalam menjalankannya. Gimana, sudahkah kamu mengelola keuangan usahamu secara profesional?

 

 

 

Sumber : moneysmart

Tags: UMKM, Keuangan, Bisnis.

Tinggalkan komentar disini