logo

Green & Social Business, Karya Temuan Santri Desa Yang Diapresiasi Dunia

Kiprah santri dalam pembangunan masyarakat sudah tidak diragukan, kali ini seorang santri desa dari Kalidawir, Kepala Bidang Kewirausahaan PAC IPNU-IPPNU Kalidawir, sekaligus anggota DPC HIPSI Kab. Tulungagung, Ikbar Sallim Al Asyari, membuktikan karya dan kontribusinya dalam berbisnis dan membangun masyarakat melalui Green-Social Business Kopi Mangrove Segara di bawah PT. Karya Anak Desa.

Green-social business Kopi Mangrove Segara memberikan warna baru dalam model bisnis yang ditarapkannya yaitu bisnis yang dijalankan berazas konservasi kawasan pesisir dan community development melalui civic engagement. Hingga saat ini sudah ada lebih dari 50 warga pesisir yang terlibat dengan total 5 pantai di Tulungagung dan Trenggalek yang diberdayakan yaitu Pantai Sine, Brumbun, Gerangan, Sidem, dan Cengkrong Trenggalek. Mangrove yang awalnya tidak diketahui manfaatnya, dan cenderung ditebang kini memiliki manfaat dan menjadi sebuah bisnis yang berkelanjutan.

Atas usahanya, berbagai penghargaan dan apreasiasi baik nasional maupun internasional didapatkan KPM Segara diantaranya YSEALI (Young Southeast Asian Leader Initiative) dari President Barrack Obama untuk presentasi di Amerika ke University of Nebraska at Omaha, Coastal Development Recognition Award dari US Embassy Vietnam, dan yang terbaru adalah Apresiasi KEMEN RISTEK DIKTI malalui investasi Program IBT/PPBT 2018 untuk pengembangan bisnis.

“Alhamdulillah, senang sekali ketika usaha dan karya kita diapresiasi. Saya pribadi tidak menyangka berawal dari penelitian saya waktu kuliah S-1 Ilmu Kelautan di Universtias Brawijaya kini menjadi produk yang diterima pasar, dan semua tim KPM Segara tentu kami mengucapkan terima kasih, dan kami akan terus berbenah memperbaiki semua kekurangan bisnis kami” Tutur Ikbar Al Asyari selaku direktur KPM Segara.

kader hipsi

Gambar 1 Kunjungan dari Kemenristek DIKTI beserta Balitbang Badung Bali ke Kopi Mangrove Segara

Misi Kopi Mangrove Segara ke depan adalah ekspansi wilayah pemberdayaan yang saat ini masih 5 wilayah, harapannya akan ditambah, disusul lagi dengan perluasan jangkauan pasar melalui penambahan jaringan mitra penjualan kopi mangrove segara. Semua informasi tentang kopi mangrove segara dan semua kegiatan green-social bisnis ini dapat diakses melalui web resmi di sini atau melalui sosial media baik facebook ataupun instagram.

 

(Abdullah/Content Writer KPM Segara).

Tags: Santri, Bisnis, Kopi, Dunia,

Tinggalkan komentar disini